PENGEMBANGAN PUSAT BISNIS DI KAWASAN SUB TERMINAL KEBONPOLO
Uraian Proyek
Kawasan Sub Terminal Kebonpolo merupakan salah satu kawasan strategis di Kota Magelang yang saat ini pemanfaatannya kurang maksimal. Kawasan yang dahulunya difungsikan sebagai Stasiun Kereta Api ini kondisinya sangat memprihatinkan. Sebagai bukti bahwa Kebonpolo pernah menjadi Stasiun KA, di sub terminal tersebut masih berdiri dengan kokoh sebuah gerbong kereta api tua yang berwarna hijau dengan cat yang sudah mulai pudar dan ‘dihiasi’ coretan orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga terlihat kurang terawat bahkan bisa dikatakan kumuh.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Magelang merencanakan untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat perdagangan berskala regional, karena kawasan tersebut termasuk wilayah yang potensial, merupakan daerah pemusatan massa, dan terletak di jalur provinsi antara Semarang dan Yogyakarta. Bahkan saat ini Pemerintah Kota Magelang telah menyusun rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) untuk kawasan tersebut. Dan supaya tidak meninggalkan nilai kenangan terhadap bekas Stasiun Kereta Api ini, dapat dimungkinkan pengembangan pusat perdagangan ini mengambil tema Stasiun Kereta Api.
|
Kondisi Eksisting Kondisi lahan dan pemanfaatannya adalah sebegai berikut :
Saat ini kondisi pemanfaatan lahan adalah sebagai sub terminal dan kios/toko. Sebagian besar kios/toko adalah toko spare part kendaraan bermotor, kios usaha jasa pengiriman paket, dan kios jasa bengkel kendaraan bermotor.
|
|
Analisis Pasar
Dilihat dari segi pasar, potensi pengembangan kawasan sub Terminal Kebonpolo untuk pusat kegiatan perdagangan adalah sebagai berikut :
Insentif dari Pemerintah Daerah