KOTA MAGELANG - Langkah kongkret Pemkot Magelang untuk mengembangkan sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang ada di kota ini, terus dilakukan. Kali ini Pemkot melalui Kantor Penanaman Modal (KPM) selaku leading sektor investasi mengadakan temu usaha/matchmaking antara UMK dengan Usaha Menengah dan Besar (UMB)
Acara yang diadakan di Borobudur International Golf and Country Club (BIGCC) ini diikuti oleh 50 UMK dan UMB, dengan mendatangkan narasumber dari BPMD Provinsi Jateng, Bank Jateng Cabang Magelang, dan PT. Indomarco Prismatama (pengelola minimarket Indomaret).
Maksud diselenggarakan acara tersebut, dalam rangka upaya pemerintah untuk memfasilitasi pengembangan kemitraan usaha antara UMK dengan UMB, serta memperkuat jaringan bisnis UMK melalui pengembangan kerjasama kemitraan dengan UMB.
Dengan kegiatan ini diharapkan nantinya bisa terwujud kesepakatan kerjasama usaha antara UMK dengan UMB, yang selanjutnya diimplementasikan dengan kegiatan usaha yang konkrit dan terukur. Selain itu juga akan semakin memperkuat jaringan bisnis umk melalui program kemitraan yang mendorong peningkatan akses pasar dan supply chain berkelanjutan.
Sebagian besar UMKM dan UMB yang hadir menyatakan menyambut baik adanya kegiatan ini. Pada kesempatan tersebut para UMB juga meninjau display produk yang dibawa oleh masing-masing UMKM. Rata-rata mereka mengakui bahwa produk UMKM yang ada di Kota Magelang cukup bagus dan inovatif, namun masih perlu ada beberapa perbaikan, diantaranya mengenai kemasan.
Pada akhirnya, kegiatan penjodohan (matchmaking) ini menghasilkan 41 kepeminatan kerjasama (LoI) yang nantinya akan ditindak lanjuti oleh KPM Kota Magelang dengan melakukan pemantauan dan pendampingan, sehingga 41 kepeminatan kerjasama tersebut dapat terealisasi dalam bentuk Perjanjian Kerjasama (MoU).