Kota Magelang mengikuti pameran yang bertajuk Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang diselenggarakan Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Tengah di Hotel Patra Jasa Semarang 19-21 Juli 2011. Sebanyak 35 kab/kota se Jawa Tangah ikut berpartisipsi dan meramaikan pameran yang bertujuan memfasilitasi Kabupaten/Kota dalam memperkenalkan potensi serta peluang investasi di daerah masing-masing.
Kantor Penanaman Modal Kota Magelang sebagai leading sector, dalam acara tersebut menawarkan sejumlah lokasi yang diproyeksikan untuk investasi baik pendidikan, pariwisata/rekreasi maupun pusat bisnis/perdagangan. Lokasi yang ditawarkan, diantaranya untuk pengembangan kawasan jantung kota di alun-alun, pengembangan pusat bisnis di kawasan sub Terminal Kebonpolo, pengembangan wisata kuliner malam di kawasan pecinan (Jl. Pemuda/Jl Jend Sudirman) serta pengembangan rekreasi air, perhotelan dan rumah makan di kawasan Delta Sungai Progo.
Lokasi lain yang ditawarkan adalah kawasan Gunung Tidar untuk pengembangan wisata religi dan olah raga rekreasi, selanjutnya untuk pengembangan pusat pendidikan, bisnis dan rekreasi di kawasan Sidotopo. ”Adanya kegiatan ini bisa mempertemukan secara langsung antara kab/kota sebagai pemilik proyek dengan pelaku usaha,” kata Joko Wahidin, Kepala Kantor Penanaman Modal Kota Magelang.
Sejumlah kepala daerah juga mampir di stand Kota Magelang, diantaranya Walikota Salatiga Yuliyanto serta Bupati Temanggung Hasyim Affandi. Bupati Temanggung pun sempat melihat hasil kerajinan batik khas Kota Magelang yang dipajang di acara tersebut. Dalam pameran itu juga digelar dialog terbuka antara investor dengan sejumlah kepala daerah, tujuannya dalam rangka memperkenalkan potensi investasi daerah masing-masing. Wakil Walikota Magelang Joko Prasetyo S.Sos yang hadir dalam kesempatan itu, kepada beberapa investor menjelaskan profil Kota Magelang serta menGinformasikan lahan-lahan strategis serta jenis usaha yang potensial untuk investasi. Pengusaha yang sempat berdialog antara lain dari Gapensi Kota Semarang, pengusaha hotel dari Jakarta serta rumah sakit Tlogorejo yang rencananya akan membangun di kota Magelang.
”Dalam forum ini juga ada one on one meeting, panitia sudah menyediakan meja khusus. Investor akan mendapatkan informasi yang jelas tentang lokasi-lokasi investasi yang potensial di Kota Magelang,” ujar mantan Kabag Kesra Setda Kota Magelang tersebut.
Wakil walikota berharap, dengan adanya acara itu bisa memfasilitasi promosi investasi untuk menarik investor agar menanamkan modalnya di Kota Magelang. Ia juga akan lebih senang jika banyak investor akan membuka peluang usaha, utamanya di bidang pariwisata dan jasa pendidikan. ”Kegiatan ini juga senafas dengan visi Kota Magelang sebagai kota jasa yang maju, profesional, sejahtera, mandiri dan berkeadilan,” tuturnya.
sumber : magelangkota.go.id