JAKARTA - Jawa Tengah kembali menerima penghargaan tertinggi di bidang inveatsi setelah pada tahun 2008 menjadi runner-up, Pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo, menerima penghargaan yang disampikan oleh Menko Ekuin, Hatta Rajasa, didampingi Kepala BKPM RI, Gita Wiryawan dan Menteri Perindustrian, MS. Hidayat.
Dalam penerimaan penganugrahan tersebut Gubernur berharap kegiatan seperti ini bisa ditindak lanjuti oleh SKPD di Daerah agar berlomba-lomba untuk mewujudkan wilayah masing-masing menuju Pro Investasi, karena dengan Pro Investasiakan menjadi daya ungkit ekonomi kerakyatan. Jadi ekonomi kerakyatan kita ini muncul karena didukung dan didorong oleh investasi baik Investasi dari Dalam Negeri maupun Luar Negeri.
Penghargaan tingkat nasional ini di laksanakan oleh BKPM RI dalam rangka melihat secara menyeluruh kesiapan Daerah (Provinsi dan Kab/Kota) dalam menerima kegiatan investasi, termasuk dari Kebijakan Daerah tentang Investasi, kelembagaan daerah, lokasi industri (tata Ruang) , pelayanan perizinan, Promosi Daerah dan kesiapan masyarakat dalam menerima kegiatan investasi.
Penganugrahan tersebut didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan BKPM-RI bersama dengan PT Wahana Data Utama sebagai pimpinan Tim Independent/ Tim Juri yang terdiri dari Akademisi dan praktisi , dan Dunia Usaha.
Penilaian diawali dari jawaban questioner yang diisi oleh Pemerintah Provinsi termasuk Badan Penanaman Modal dan Badan Perencana Pembangunan Daerah , yang dikirimkan ke panitia seleksi investment regional award tahun 2011.
Berdasarkan pengolahan dan analisis data tesebut dihasilkan indeks kinerja investasi untuk masing-masing Provinsi yang masih bersifat sementara, dan ditetapkan 10 Provinsi terbaik sebagai nominasi investment award champions 2011.
Melakukan verifikasi dan klarifikasi data questioner dengan cara mengunjungi 10 provinsi yang menjadi nominasi untuk melakukan wawancara dengan kepala Daerah dan SKPD dibidang penanaman modal dan instansi terkait lainya, guna mencocokan data questioner dengan dokumen-dokumen asli dan melihat kondisi investasi yang terjadi dilapangan.
Terakhir, Kepala Daerah (Gubernur) memaparkan visi dan misi dan strategi Pemerintah Daerah dalam menarik investasi, kemudian dilakukan pembobotan sampai muncul indeks dan diambil 7 Provinsi terbaik, yaituProvinsi Jawa Tengah, Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat.
sumber : www.central-java.com